Popular Post

Popular Posts

Recent post

Tampilkan postingan dengan label BADMINTON. Tampilkan semua postingan

 books place in SEA Games finals

Badminton: Singapore's Loh Kean Yew upsets top seed, books place in SEA Games finals

Loh Kean Yew Badminton
Loh Kean Yew at the SEA Games 2019 semi-finals.
NEW CLARK CITY, Philippines: Loh Kean Yew booked his place in the men’s singles finals after beating top seed Kantaphon Wangcharoen at the Muntinlupa Sports Complex in Manila on Sunday (Dec 8).
Despite losing the first set 16-21, Loh bounced back to beat his opponent 21-6, 21-9.
The Thai is currently ranked 13th in the world, while 21-year-old Loh is ranked 30th.
The result means Loh will improve on his bronze medal finish at the 2015 edition of the Games.
This is also the first time since 2007 that a Singaporean men’s singles badminton player has reached the SEA Games finals.

Wong Choong Hann
The mad race for Olympic ranking points will begin with the Malaysia Masters in Bukit Jalil on Jan 7-12.
All tournaments until the end of April are expected to attract a top-level field who want to pick up points and qualify for the Tokyo Games.
Among the top entries for the Malaysia Masters are men’s singles world champion Kento Momota of Japan and Indonesia’s Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan.
BA of Malaysia coaching director Wong Choong Hann said his shuttlers will have to step up in the hope of making the Olympic cut.
“We have chances to win Olympic medals next year but first our shuttlers need to focus on qualifying for it,” said Choong Hann yesterday.
“The tournaments next year will be tough as top-ranked players will be competing for ranking points until the end of April.”
In the men’s singles, Lee Zii Jia will face a stern test against World Championships runner-up Anders Antonsen in the first round. The Malaysian has not beaten the Dane in the last two meetings.
The World No 14, however, will be fired up to start his season brightly following his victory at the recent Philippines Sea Games.
In the men’s doubles, Sea Games champions Aaron Chia-Soh Wooi Yik will take on compatriots Goh V Shem-Tan Wee Kiong in the first round.
“We hope to have a representation in all five events at the Olympics.
“We are expected to have two pairs in Chan Peng Soon-Goh Liu Ying (No 6) and Goh Soon Huat-Shevon Lai Jemie (No 8) in the mixed doubles, while it will be either Aaron-Wooi Yik or V Shem-Wee Kiong in the men’s doubles.
“I think we will have a player each in the men and women’s singles in Zii Jia and Soniia Cheah,” he added.

Harap-harap Cemas Badminton di Olimpiade 2020
Jun Mahares, CNN Indonesia | Selasa, 17/12/2019 07:37 WIB
Bagikan :   
Harap-harap Cemas Badminton di Olimpiade 2020 Dua pasang ganda putra Indonesia menempati peringkat pertama dan kedua dalam ranking BWF. (Dok. PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak dimungkiri jika badminton masih jadi andalan Indonesia untuk meraih medali di Olimpiade 2020 di Tokyo. Tapi, asa tersebut mulai mencemaskan jika menillik rapor di sepanjang 2019.

Sektor ganda putra terbilang punya peluang terbesar untuk meraih medali emas. Sejarah juga mencatat ganda putra jadi peraih medali emas terbanyak bagi Indonesia di Olimpiade.

Lihat juga:PSSI Sudah Putuskan Pelatih Timnas Indonesia
Hingga saat ini, ganda putra sudah tiga kali menyumbang emas Olimpiade. Ricky Subagja/Rexy Mainaky di Olimpiade Atlanta 1996, Tony Gunawan/Candra Wijaya di Olimpiade Sydney 2000, dan terakhir Markis Kido/Hendra Setiawan di Olimpiade Beijing 2008.


Saat ini, Indonesia berpotensi mengukir medali emas keempat ganda putra di Olimpiade Tokyo 2020 lewat pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Prestasi Kevin/Marcus di sepanjang 2019 cukup mengilap. Mereka mampu mengemas delapan gelar juara di berbagai ajang bergengsi termasuk Indonesia Open dan China Open yang berlabel super 1000.

Harap-harap Cemas Bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2020Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tak bisa mengalahkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe pada 2019. (dok. PBSI)
Tapi baru-baru ini, pasangan ranking satu dunia tersebut gagal melaju ke final BWF World Tour Finals 2019.

Kevin/Marcus yang berstatus unggulan pertama justru tersingkir di semifinal. Peraih medali Asian Games 2018 itu kalah dari ganda Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe 11-21, 21-15, dan 21-10.

Kegagalan di BWF World Tour Finals 2019 memang bukan tolok ukur terhadap prestasi Kevin/Marcus di Olimpiade 2020. Tapi, setidaknya hasil ini bisa menjadi gambaran lawan terberat yang harus diatasi Kevin/Marcus di Tokyo.

Harap-harap Cemas Bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2020Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengalahkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di final BWF World Tour Finals 2019. (Dok. PBSI)

Endo/Watanabe merupakan salah satu atlet andalan tuan rumah di Olimpiade Tokyo 2020. Meski menempati peringkat kelima BWF, Endo/Watanabe punya catatan impresif saat melawan Kevin/Marcus.

Endo/Watanabe saat ini unggul 5-2 atas Kevin/Marcus. Menariknya, seluruh kemenangan ganda Jepang tersebut diraih pada 2019.

Itu artinya Endo/Watanabe sudah menemukan formula tepat untuk mematahkan permainan Kevin/Marcus yang terkadang terlalu percaya diri. Dukungan publik tuan rumah juga bisa menyuntik semangat jadi berlipat ganda.



Dengan status sebagai tuan rumah, Endo/Watanabe tentu bisa tampil lebih mengerikan jika bermain di depan publik sendiri.

Meski demikian, Kevin/Marcus masih berhak menyandang ganda putra terbaik dunia. Keduanya punya kualitas serta etos kerja jempolan untuk membuat lawan bertekuk lutut.

Harap-harap Cemas Bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2020
Masih ada sekitar enam bulan ke depan untuk membenahi fisik dan mental bertanding di pesta olahraga multiajang tertinggi di dunia.

Selain Kevin/Marcus, Indonesia masih memiliki Hendra/Ahsan dan Fajar/Rian yang akan memperebutkan satu dari dua slot milik Indonesia di sektor ganda putra. Sebab, satu slot lainnya kemungkinan besar akan menjadi kepunyaan Kevin/Marcus.

Fajar/Rian punya stamina yang oke dan kecepatan. Tapi, Ahsan/Hendra sarat pengalaman dan memiliki mental juara.

Lihat juga:Ozil Bikin Klub Liga Inggris Takut Kehilangan Uang dari China
Dengan usia yang tak lagi muda, Ahsan/Hendra masih mampu meraih sederet gelar termasuk BWF Tour Finals 2019. Uniknya, The Daddies berhasil mengalahkan Endo/Watanabe, pasangan Jepang yang setahun terakhir jadi momok Kevin/Marcus.

Indonesia juga masih punya kans mengirim wakil dari sektor tunggal putra (Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting) dan ganda campuran (Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti). Meski tidak diunggulkan, dua sektor ini juga diharapkan bisa mengibarkan Merah-Putih di Olimpiade tahun depan. (sry)
Bagikan :   

Jadwal Badminton Malaysia Masters 2020 : Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra & Jojo Main, Live TVRI?

Jadwal Badminton Malaysia Masters 2020 : Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra & Jojo Main, Live TVRI?
Jadwal Badminton Malaysia Masters 2020 akan berlangsung mulai 7 Januari 2020, Ada Marcus/Kevin
BANJARMASINPOST.CO.ID - Jadwal Malaysia Masters 2020 sendiri dijadwalkan akan dimulai pukul 11.00 WIB pada Selasa (7/1/2020)
Sedangkan Live Streaming Malaysia Masters 2020 bisa disaksikan lewat saluran YouTube BA Malaysia, channel YouTube milik federasi bulutangkis Malaysia dan Live Streaming Youtube BWF.
Selain itu, Live Streaming Malaysia Masters 2020 bisa pula diakses di sejumlah laman penyedia Live Streaming Badminton.
Turnamen Malaysia Masters 2020 berhadiah total 400.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 5,6 miliar ini menjadi turnamen penghitungan poin kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang pertama pada 2020.

- Copyright © ( Nuriez Aee 2016 ) - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -